patum.info

Seputar Informasi Terbaru dan Terupdate
Kisah 2 Tokoh Muslim Penjaga Pintu Gereja Makam Kudus

Kisah 2 Tokoh Muslim Penjaga Pintu Gereja Makam Kudus

Saat Anda pergi berziarah ke sebuah gereja, tentunya Anda akan disambut oleh seorang penjaga pintu gereja. Di Yerusalem ada 2 tokoh muslim yang menjaga pintu gereja makam kudus selama bertahun-tahun. Tugas penjaga pintu gereja sendiri adalah menyambut para tamu yang akan pergi ke gereja untuk berziarah. Nah berikut ulasannya.

  1. Adeeb Jawad Joudeh Al Husseini

Pada Minggu pagi Adeeb, seorang pria muslim ditemui saat sedang duduk menjaga pintu masuk gereja di Yerusalem. Ia menghabiskan sebagian hidupnya untuk menjadi penjaga pintu gereja yang berada di Yerusalem. Gereja ini didirikan yaitu sejak abad ke-4.

Ayah dari Al Hussein, serta kakek dan juga belasan generasi di atas Al Hussein menjalani hidupnya untuk menjaga pintu gereja yang diyakini sebagai makam dari Yesus Kristus. Saat Hussein sedang berbicara ia menarik kunci besi satu-satunya yang dapat membuka pintu gereja dan memiliki panjang 20 cm dari kantung jaketnya.

Menurut Al Hussein, keluarganya diberi amanah untuk menjaga gereja makam kudus ini oleh Saladin atau Sultan yang merebut Yerusalem dari pimpinan tentara Salib pada tahun 1187. Saladin hanya memastikan gereja tersebut tidak dirusak oleh umat muslim seperti saat tahun 1009.

  1. Wajeeh Nuseibeh

Lelaki berumur 55 tahun ini sering dipanggil dengan nama Nuseibah adalah lelaki muslim yang menemani keluarga Al Husssein menjaga pintu gereja di Yerusalem. Keluarga Nuseibeh juga menjalani hidupnya untuk menjaga gereja ini secara turun temurun.

Saat Khalifah Umar menguasai Yerusalem yaitu pada tahun 638 ia menugaskan prajurit dari Arab yaitu Nuseibeh untuk menjaga gereja ini. Sejak inilah keluarga Wajeeh tidak hanya menjaga gereja namun juga menjadi wasit untuk 7 sekte Kristen yang saling merebutkannya.

Pada saat itu 3 kelompok terkuat datang mengaku memiliki berhak atas gereja suci ini. Masing-masing dari mereka meletakkan patung malaikat di basilika. Pada tahun 500, pendeta Yunani dan Fransiskan bercekcok saling memukul karena sekte harus melintas pada barang suci yang lain. selama itu kebencian membuat Wajeeh seorang Muslim dipercaya memegang kunci makam suci.

Nah itulah kisah 2 tokoh Muslim penjaga pintu gereja di Yerusalem. Jika Anda ingin berziarah ke gereja suci di Yerusalem, Anda bisa menggunakan jasa INSIGHTTOUR.ID/. Saat saya menggunakan jasa itu, saya merasa sangat nyaman dan sangat membantu perjalanan ziarah saya.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.